>bendera lusuh

>

orang tua kita telah merajut
selembar kain sakral
agar kita bisa berlindung dari padanya
agar kita bisa bebas dari padanya
agar kita bisa tertawa dari padanya
namun kita tak sadar telah melemparkan kain itu
ke dalam comberan ego dan nafsu
meletakkannya dalam dinding keangkuhan dan keserakahan

orang tua kita merajut dengan benang nyawa
di bawah langit nan pekat
karya : atho’urrohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s